Senin, 07 Oktober 2013

APA ITU RADIOLOGI??

Untuk sebagian orang mungkin belum tahu apa itu radiologi, bahkan ada yang berfikir itu berhubungan dengan Radio yang biasa untuk mendengarkan lagu atau saluran radio favorit. Hmm, terkadang saya pribadi jika mendengarnya terasa 'jleb' karna kurang populer banget si Radiologi di masyarakat, tapi untuk sebagian besar teman-teman tahu juga tentang Radiologi. Oke baiklah sekarang saya akan membahas sedikit tentang "Apa sih Radiologi itu?" check this out guys :D

Radiologi adalah ilmu kedokteran untuk melihat bagian rama tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik. Pada awalnya frekuensi yang dipakai berbentuk sinar-x (x-ray) namun kemajuan teknologi modern memakai pemindaian (scanning) gelombang sangat tinggi (ultrasonic) seperti ultrasonography(USG) dan juga MRI (magnetic resonance imaging).

Radiologi itu sendiri terbagi lagi menjadi dua bagian yaitu Radiodiagnostik dan Radioterapi. Apa sih bedanya?? Gini, kalo radiodiagnostik itu untuk mendiagnosa penyakit dengan menggunakan sinar-x, sedangkan Radioterapi untuk menterapi atau pengobatan penyakit menggunakan radiasi sinar-x. Contohnya untuk radiodiagnostik, misalnya kalian mengalami kecelakaan dan mengalami patah tulang, sebelum dilakukan operasi maka dokter menyuruh untuk di rontgen terlebih dahulu untuk menegtahui atau mendignosa bagian tulang mana yang mengalami patah, nah ini yang dinamakan sebagai radiodiagnostik. Sedangkan untuk Radioterapi contohnya adalah untuk pasien yang mengidap penyakit kanker, dalam hal ini kanker tersebut akan dimatikan oleh radiasi dengan sistem terapi atau pengobatan secara bertahap yaitu dengan cara penyinaran terhadap bagian objek yang terkena kanker.

Untuk pekerja radiasinya disebut sebagai Radiografer, tetapi untuk pekerja radioterapi disebut sebagai Radioterapis dan untuk pekerja USG disebut Sonografer.

Sekarang sudah tahu sedikit kan tentang radiologi? atau yang sudah terkenal di kalangan masyarakat dengan sebutan Rontgen, semoga blog ini bermanfaat untuk kalian semua yang sudah membaca :) 

Rabu, 02 Oktober 2013

DIGITAL RADIOGRAFI (DR)

Digital Radiografi adalah sebuah bentuk paencitraan sinar x dimana sensor – sensor sinar x digital digunakan menggantikan film fotografi konvensional. Dan processing kimiawi digantikan dengan sistem komputer yang terhubung dengan monitor atau laser print.
A. Komponen Digital Radiography
Sebuah sistem digital radiografi terdiri dari 4 komponen utama, yaitu x  ray source, detektor, analog-digital converter, computer, dan output device.
·        X-ray source
Sumber yang digunakan untuk menghasilkan x-ray pada DR sama dengan sumber x-ray pada konvensional radiografi. Oleh karena itu, untuk merubah radiografi konvensional menjadi DR tidak perlu mengganti pesawat x-ray.
·        Image receptor
Detektor berfungsi sebagai image receptor yang menggantikan keberadaan kaset dan film. Ada dua tipe alat penangkap gambar digital, yaitu flat panel detectors (FPDs) dan high density line scan solid state detectors.
*    Flat panel detectors (FPDs)
FPDs adalah jenis detektor yang dirangkai menjadi sebuah panel tipis. Berdasarkan bahannya, FPDs dibedakan menjadi 2 :
a.     Amorphous Silicon
Amorphous silicon (a-si) tergolong teknologi penangkap gambar tidak langsung karena sinar x diubah menjadi cahaya. Dengan detektor – detektor a-Si, sebuah sintilator pada lapisan terluar detektor ( yang terbuat dari cesium iodida atau gadolinium oksisulfat ), mengubah sinar x menjadi cahaya. Cahaya kemudian diteruskan melalui lapisan photoiodida a-Si dimana cahaya tersebut dikonversi menjadi sebuah sinyal keluaran digital. Sinyal digital kemudian dibaca oleh film transistor tipis (TFT’s) atau oleh charged couple device (CCD’s). Data gambar dikirim ke dalam sebuah komputer untuk ditampilkan. Detektor a-Si adalah tipe FPD yang paling banyak dijual di industri digital imaging saat ini.
b.     Amorphous selenium (a-Se)
Amorphous selenium (a-Se) dikenal sebagai detektor langsung karena tidak ada konversi energi sinar x menjadi cahaya. Lapisan terluar dari flat panel adalah elektroda bias tegangan tinggi. Elektrode bias mempercepat energi yang ditangkap dari penyinaran sinar X mealui lapisan selenium. Foton-foton sinar-X mengalir melalui lapisan selenium menciptakan pasangan lubang electron. Lubang-lubang elektron tersebut tersimpan dalam selenium berdasarkan pengisian tegangan bias. Pola (lubang-lubang) yang terbentuk pada lapisan selenium dibaca oleh rangakaian TFT atau Elektrometer Probes untuk diinterpretasikan menjadi citra.
*    High Density Line Scan Solid State device
Tipe penangkapan gambar yang kedua pada DR adalah High Density Line Scan Solid State device. Alat ini terdiri dari Photostimulable Barium Fluoro Bromide yang dipadukan dengan Europium (BaFlBr:Eu) tatu Fosfor Cesium Bromida (CsBr). Detektor fosofor merekam energi sinar-X selama penyinaran dan dipindai (scan) oleh sebuah dioda laser linear untuk mengeluarkan energi yang tersimpan yang kemudian dibaca oleh sebuah penangkap gambar digital Charge Coupled Devices (CCD’s). Image data kemudian ditransfer oleh Radiografer untuk ditampilkan dan dikirim menuju work stasion milik radiolog.

·        Analog to Digital Converter
Komponen ini berfungsi untuk merubah data analog yang dikeluarkan detektor menjadi data digital yang dapat diinterpretasikan oleh komputer.

·        Komputer
Komponen ini berfungsi untuk mengolah data, manipulasi image, menyimpan data-data (image), dan menghubungkannya dengan output device atau work station.

·        Output Device
Sebuah sistem digital radiografi memiliki monitor untuk menampilkan gambar. Melaui monitor ini, radiografer dapat menentukan layak atau tidaknya gambar untuk diteruskan kepada work station radiolog. Selain monitor, output device dapat berupa laser printer apabila ingin diperoleh data dalam bentuk fisik (radiograf). Media yang digunakan untuk mencetak gambar berupa film khusus (dry view) yang tidak memerlukan proses kimiawi untuk mengasilkan gambar. Gambar yang dihasilkan dapat langsung dikirimkan dalam bentuk digital kepada radiolog di ruang baca melaui jaringan work station. Dengan cara ini, dimungkinkan pembacaan foto melaui teleradiology.

B. Prinsip Kerja

Prinsip kerja Digital Radiography (DR) atau (DX) pada intinya menangkap sinar-X tanpa menggunakan film. Sebagai ganti film sinar X, digunakan sebuah penangkap gambar digital untuk merekam gambar sinar X dan mengubahnya menjadi file digital yang dapat ditampilkan atau dicetak untuk dibaca dan disimpan sebagai bagian rekam medis pasien.

COMPUTED RADIOGRAPHY (CR)

Computed radiography adalah proses merubah system analog pada konvensional radiografi menjadi digital radiografi ( Bambang Supriyono 2003:1). Pada sistem Computed Radiography data analog dikonversi ke dalam data digital pada saat tahap pembangkitan energi yang terperangkap di dalam Imaging Plate dengan menggunaklan laser, selanjutnya data digital berupa sinyal-sinyal ditangkap oleh Photo Multiplier Tube (PMT ) kemudian cahaya tersebut digandakan dan diperkuat intensitasnya setelah itu di ubah menjadi sinyal elektrik yang akan di konversi kedalam data digital oleh Analog Digital Converter (ADC).
Pada penggunaan radiografi konvensional digunakan penggabung antara film radiografi dan screen, akan tetapi pada Komputer radiografi menggunakan imaging plate. Walaupun imaging platesecara fisik terlihat sama dengan screen konvensional tetapi memiliki fungsi yang sangat jauh berbeda, karena pada imaging plate berfungsi untuk menyimpan enersi sinar x kedalam photo stimulable phosphordan menyampaikan informasi gambar itu ke dalam bentuk data digital.
Komponen-komponen yang terdapat pada Computed Radiography antara lain :
a.    Kaset
Kaset pada Computed Radiography terbuat dari carbon fiber dan bagian belakang terbuat dari almunium, kaset ini berfungsi sebagaii pelindung dari Imaging Plate.
b.    Imaging Plate
Merupakan komponen utama pada sistem CR yang berfungsi menyimpan energi sinar x, imaging plate terbuat dari bahanPhotostimulabel phosphor. Dengan menggunakan Imaging Platememungkinkan proses gambar pada sistem komputer radiografi untuk melakukan berbagai modifikasi. Proses yang terjadi pada Imaging Plate di mulai pada saat terkena penyinaran sinar-x , Imaging Plate akan menangkap energi dari sinar x kemudian disimpan oleh bahan phosphor yang akan dirubah menjadi data digital dengan Laser Scanner di dalam Image Reader. SetelahImaging Plate melalui proses scanning, gambaran akan di tampilkan pada monitor komputer, sementara Imaging Plate masuk ke bagian data penghapusan (erasure) untuk dibersihkan sehingga dapat digunakan kembali untuk pasien yang lainnya.

Proses pembentukan gambar yang terjadi pada imaging plate melalui beberapa tahapan :
a.    Exposure
Imaging Plate diletakkan didalam kaset, setelah itu kita lakukan eksposi dengan menggunakan sinar x. Sinar x yang menembus obyek akan mengalami atenulasi sehingga enersi dari sinar x tersebur ditangkap oleh imaging plate dalam bentuk data digital.
b.    Stimulate
Bayangan tersebut kemudian distimulasi dengan Photo Stimulable Phosphor (PSP) yang fungsinya untuk mengubah bayangan laten pada IP menjadi cahaya tampak.
c.    Read (pembacaan)
Dengan menggunakan Photo Multiplier, cahaya tampak tersebut di tangkap dan digandakan serta diperkuat intensitasnya kemudian diubah menjadi sinyal elektrik. kemudian sinyal-sinyal ini direkonstruksikan menjadi sebuah gambaran yang dapat dilihat oleh layar monitor.
d.    Erasure (penghapusan)
Setelah proses pembacaan selesai, data gambar pada imaging plate secara otomatis akan dihapus oleh Intense Light sehingga imaging plate dapat digunakan kembali.

PENGOLAHAN DATA

Pengolahan data meliputi :
a)    Pengumpulan data
b)    Pengubahan data
c)     Penyimpanan data
d)    Pembuatan dokumen

Fungsi Pengolahan Data :
1.       Mengambil program dan data (masukan / input)
2.      Menyimpan program dan data serta menyediakan untuk pemrosesan
3.      Menjalankan proses aritmatika dan logika pada data yang disimpan
4.     Menyimpan hasil antara dan hasil akhir pengolahan.
5.      Mencetak atau menampilkan data yang disimpan atau hasil pengolahan.

Electronic Data Processing (EDP) atau pengolahan data elektronik (PDE) adalah proses pengolahan data dari input device menjadi suatu data yg lebih berarti berupa suatu informasi dgn menggunakan suatu alat elektronik, yang hasilnya dapat diinformasikan dalam output device.

Pengembangan pengolahan data
Origination --> Input --> Processing --> Output --> Distribution

Origination adalah berhubungan dengan proses dari pengumpulan data yang biasanya proses pencatatan ( recording ) data ke dokumen dasar
Input adalah proses pemasukan data ke dalam proses komputer lewat alat input ( input device )
Processing adalah proses pengolahan data yang sudah dimasukkan oleh alat pemroses ( prosessing device ) yang dapat berupa proses menghitung , membandingkan , mengklasifikasikan , mengurutkan , mengendalikan atau mencari ( storage ).
Output adalah proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke alat output ( output device ) berupa informasi.
Distribution adalah proses distribusi output kepada pihak yang berhak dan membutuhkan informasi.
Storage adalah proses perekaman hasil pengolahan ke simpanan luar ( storage )

Beberapa hal yang berhubungan dalam pengolahan data komputer :
a.     Problema dan data
b.     Instruksi atau program
c.      Bahasa pemrograman
d.     Alat perantara atau input media
e.      Penterjemah atau kompilator
f.      Logika atau aritmatika
g.     Daya ingat atau memory

JENIS KOMPUTER

1.     Berdasarkan data yang diolah
a.    Analog computer
b.    Digital computer
c.    Hybrid computer

2.    Berdasarkan kapasitasnya
a.    Mainframe
b.    Minicomputer
c.    Microcomputer

3.    Berdasarkan penggunaannya
a.    Special purpose computer
b. General purpose computer

SISTEM KOMPUTER

Sebuah sistem komputer terdiri dari 3 elemen :

a.      Hardware
v CPU ( Central Processing Unit ) : pusat pengolahan serta pengontrol dari keseluruhan sistem komputer yang sedang melaksanakn tugasnya. Control section : Mengontrol dan mengkoordinir keseluruhan sistem komputer dalam melakukan pengolahan data, mengawasi I/O devices, memasukan dan memanggil data dari storage, mengendalikan dan mengarahkan data, membimbing pengolahan data secara ALU
ü ALU ( Arithmatic Logic Unit ) : Melaksanakan proses berupa aritmatic operation, logical operation dan BIT manipulation Penghitungan, Pemindahan data, Pemilihan data, Penyatuan data, Penyusunan data, Membandingkan dsb.
ü Internal storage / Main storage : Penyimpanan data maupun instruksi-instruksi yang sedang dijalankan
v Storage device ( External memory )
ü ROM : Memori hanya dapat dibaca saja, data yang tersimpan bersifat permanen.
ü RAM : Memori dapat dibaca dan ditulis, data yang terimpan tidak permanen.

b.     Software: program yg berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data
v Operating system : suatu program yg berfungsi sebagai pengendali kerja komputer, misalnya DOS, UNIX, Windows, Linux, CP/M, dll.
v Program langugage : yg dipakai oleh para pembuat program (programmer) utk membuat daftar instruksi (program) yg harus dilaksanakan oleh komputer. Contoh bahasa program adalah Basic (Beginner’s All Purposes Symbolic Instruction Code), Cobol (Common Business Oriented Language), Prolog (Programming Logic), Fortran, Pascal, Assembler, dll
v Paket aplikasi : program yg sudah siap digunakan untuk suatu aplikasi tertentu yang sifatnya siap pakai dan praktis.

c.      Brainware
v System analyst : yg bertugas mempelajari, menganalisa, merancang dan membentuk suatu system / prosedur pengolahan data secara elektronik berdasarkan aplikasi yg dipesan oleh pemakai jasa komputer.
v Programmer : yg bertugas di dalam data processing programming berdasarkan program spesialisasi
Operator : yg bertugas mempersiapkan komputer utk memproses suatu program mulai dari menghidupkan komputer, menjalankan komputer (mengoperasikan program-program komputer / aplikasi komputer)

DEFINISI KOMPUTER

Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computer/computare artinya menghitung (to compute atau reckon)

Definisi komputer menurut beberapa buku:
1. Robbert H Blissmer ( Computer Annual )
Komputer yaitu suatu alat elektronik yang mampu melakukan tugas menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya , menyimpan perintah dan hasil pengolahan, dan menyediakan output dalam bentuk informasi.
2. Donald H Sander ( Computer Today )
Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output di bawah pengawasan suatu langkah – langkah instruksi program yang tersimpan di memori. ( stored program ).
3. William M Fuori (Introduction to the computer , the tool of bussiness)
Komputer adalah sustu pemroses data ( data prosesor ) yang dapat melakukan penghitungan yang besar dan cepat termasuk penghitungan aritmatika yang besar atau operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia mengoperasikan selama pemrosesan.
4. V.C Hamacher Z.G Vranesic S.G Zaky ( Computer Organization )
Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital, memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya ( stored program ) dan menghasilkan output informasi.

Fungsi komputer:
a. Sebagai alat elektronik
b. Dapat menerima input data
c. Dapat memberikan informasi
d. Dapat menerima input / output data
e. Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
f. Bekerja otomatis